Warisan Penjaga: Strategi Epik Bertema Budaya Indonesia

Warisan Penjaga: Strategi Epik Bertema Budaya Indonesia
Warisan Penjaga: Strategi Epik Bertema Budaya Indonesia

Picksmarket24.comBali Studio, pengembang game independen asal Denpasar, meluncurkan *Warisan Penjaga*. Game yang strategi turn-based bertema budaya Indonesia, pada 16 Agustus 202, menyambut HUT ke-80 RI. Menggunakan engine Godot, game ini mengajak pemain memimpin pasukan penjaga desa dalam dunia fantasi terinspirasi Bali, Jawa, dan Sumatra. Untuk melindungi warisan leluhur dari ancaman makhluk gaib.

*Warisan Penjaga* adalah perpaduan strategi cerdas dan kekayaan budaya Indonesia. Kami ingin pemain merasakan kebanggaan akan warisan leluhur,” ujar Lead Designer Bali Studio, Made Wirawan, di Denpasar, Sabtu (16/8/2025).

Pemain mengendalikan pasukan yang terdiri dari kesatria Barong, penari Legong, dan dukun Sunda. Dengan misi mempertahankan candi dan desa dari serangan siluman seperti Genderuwo dan Wewe Gombel. Game ini menawarkan mekanisme strategi turn-based yang menantang. Dengan sistem manajemen sumber daya seperti beras dan rempah, serta ritual budaya untuk meningkatkan kekuatan pasukan. Visual bergaya seni ukir Bali dan musik gamelan menciptakan suasana otentik.

Dengan dukungan Kemenparekraf, Warisan Penjaga mencatat 60.000 unduhan di Steam dan Google Play dalam 72 jam peluncuran. Komunitas gamer memuji kedalaman strategi dan estetika budaya, meski beberapa mencatat kurva belajar yang cukup curam untuk pemula. Bali Studio berencana merilis ekspansi bertema Sulawesi pada 2026.

Pengamat industri game menyebut *Warisan Penjaga* sebagai terobosan genre strategi lokal, berpotensi menarik perhatian global sambil memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.